Inung R Sulistyo
RIWARA.ID, DUBAI – Putra Mahkota Dubai yang juga menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab, Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, menerima panggilan telepon dari Menteri Pertahanan Negara Kuwait, Sheikh Abdullah Ali Abdullah Al Salem Al Sabah.
Dikutip riwara.id pada hari ini, Senin, 2 Maret 2026, dari Gulf News, percakapan tersebut berlangsung dalam konteks dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.
Dalam komunikasi tersebut, kedua pejabat tinggi pertahanan membahas perkembangan terbaru di kawasan serta bertukar pandangan mengenai isu-isu strategis yang menjadi perhatian bersama.
Kedua pihak menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama bilateral serta meningkatkan koordinasi pertahanan antara Uni Emirat Arab dan Kuwait. Penguatan koordinasi ini dinilai krusial dalam mendukung stabilitas regional, memperkuat keamanan kolektif, serta melindungi kepentingan bersama kedua negara.
Komitmen terhadap Stabilitas Regional
Hubungan antara UEA dan Kuwait selama ini dikenal erat, khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan kawasan Teluk. Komunikasi intensif antarpejabat tinggi pertahanan mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas serta mencegah potensi eskalasi di tengah situasi geopolitik yang sensitif.
Kerja sama strategis ini mencakup koordinasi kebijakan keamanan, pertukaran informasi, serta penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan regional.***
Sheikh Hamdan menerima telepon Menteri Pertahanan Kuwait untuk membahas stabilitas regional dan penguatan kerja sama keamanan Teluk.